Prosesmodernisasi tidak serta merta terjadi dengan sendirinya. Modernisasi dapat terjadi apabila ada syarat-syarat berikut ini. 1. Cara berpikir yang ilmiah yang melembaga dalam kelas penguasa maupun masyarakat. 2. Sistem administrasi negara yang baik, yang benar-benar mewujudkan birokrasi. 3.
Abstract Perubahan sosial yang terjadi di masyarakat tidak terlepas dari pengaruh positif dan pengaruh negatif, sehingga perlu adanya pedoman, dan petunjuk yang bisa mengarahkan manusia dalam
Kenyataanyang terjadi adalah negara-negara maju dengan perusahaan-perusahaan besarnya menjadikan tatanan ekonomi baru yang disebut dengan globalisasi atau pasar bebas sebagai penjajahan model baru. Yang menjadi tantangan dakwah dewasa ini, adalah bahwa pada saat yang sama masyarakat yang menjadi obyek dakwah pasti berinteraksi dengan pihak
KarenaTVRI adalah sebuah media yang beroperasi di negeri yang tengah berubah-ubah, dan perubahan ini tak pelak akan dan harus berlangsung menurut garis kebijakan pemerintah dan dikendalikan aparat pemerintahan yang berwenang. Di akhir tahun 80-an, ketika proyek modernisasi yang diterapkan rezim mulai menampakkan hasil, di Indonesia mulai banyak
Satuindikasi yang bisa kita temui adalah gaya hidup dan fesyen yang saat ini kurang mencerminkan nilai leluhur bangsa kita. Hal ini dikarenakan akibat dari masuknya pengaruh globalisasi dan modernisasi itu sendiri. Masalah-masalah perubahan sosial yang terjadi di kalangan masyarakat terkadang berdampak dengan sangat cepat sehingga bentuk
Merekaadalah sosok pemimpin ideal yang kita rindukan untuk hadir kembali di republik ini. Di bawah kepemimpinan mereka di era Orde Lama, bangsa ini pernah dibuatnya sebagai bangsa terpandang di mata bangsa-bangsa lain di dunia, dan disegani dunia internasional, karena kharisma kepemimpinannya yang sangat unggul hampir dalam segala aspek
hQNeX. Nggak terasa, zaman tuh sudah berubah banget, ya? Salah satu hal yang paling gue syukuri atas kehidupan di zaman sekarang yaitu keberadaan ponsel. Soalnya, itu sudah jadi salah satu barang yang selalu ada di sisi gue selama 24 jam. Iya! Ngalahin gebetan yang katanya juga selalu ada di sisi, tapi nyatanya malah nge-ghosting. Tapi menurut gue, penggunaan ponsel memang super efektif, sih. Ya … bayangin aja, deh. Sekarang, elo mau apa pun bisa digapai lewat ponsel. Laper? Bisa langsung pesan makanan lewat kurir online. Kangen mantan? Bisa langsung chat atau video call walaupun jarak elo sama mantan terbentang ratusan kilometer jauhnya. Keren banget kan, teknologi zaman sekarang? Coba bayangin kalau elo hidup di masa prasejarah, deh. For your information, di masa itu, manusia purba menggunakan asap, api, dan terompet buat alat komunikasi, lho. Kebayang nggak, elo menyampaikan rasa kangen lewat terompet? Atau lewat asap? Kalau zaman sekarang malah dikira kebakaran, sih. Nah, makanya dunia kita dikenal erat banget sama teori modernisasi. Simpelnya, itu kayak perkembangan teknologi yang ada dari dulu sampai sekarang. Tapi, kenapa teori modernisasi bisa terjadi, ya? Terus, ini bakal terus berlanjut sampai ratusan tahun ke depan nggak, sih? Yuk, temenin gue belajar tentang teori modernisasi di sini. Apa Itu Modernisasi?Ciri-Ciri ModernisasiSyarat ModernisasiBerpikir IlmiahSistem Administrasi BirokratisSistem Pengumpulan Data yang BaikIklim atau Lingkungan yang MendukungOrganisasi atau Kedisiplinan TinggiWewenang yang Tidak Memihak atau SentralDampak Positif dan Negatif ModernisasiContoh Soal Teori ModernisasiContoh Soal 1KesimpulanReference Apa Itu Modernisasi? Sebenarnya, modernisasi ini berasal dari bahasa Latin, gengs. Pertama, modo yang artinya cara, dan ernus yang artinya masa kini. Jadi, pengertian modernisasi itu apa, dong? Cara masa kini? Kalau secara harfiah, pengertian modernisasi adalah proses menuju masa kini. Tapi, banyak ahli yang mengeluarkan pendapatnya masing-masing, nih. Ini dia beberapa rangkuman mengenai pengertian modernisasi menurut para ahli yang gue temuin. Pengertian modernisasi menurut para ahli Arsip Zenius Kalau dari pengertian teori modernisasi menurut para ahli di atas, kira-kira elo bisa menyimpulkan pengertiannya sendiri, nggak? Jadi, pengertian modernisasi adalah suatu proses perubahan sosial dari yang kuno menjadi lebih modern atau mengarah ke masa kini. Uniknya, teori modernisasi ini bakal ada kaitannya sama sejarah. Kok, bisa? Soalnya, modernisasi dikenal erat sama modernitas. Nah, modernitas sendiri merupakan zaman dalam sejarah yang kita lalui dari dahulu kala sampai di masa kini. Contohnya kayak gambar di bawah ini, nih. Modernitas, yaitu kehidupan manusia dari masa ke masa Arsip Zenius Sedangkan modernisasi sendiri lebih ke teknologinya. Di zaman dulu, manusia kalau mau masak biasanya pakai tungku api. Kalau sekarang, kebanyakan sudah mulai berganti dan pindah ke kompor. Itu yang dinamakan gejala modernisasi. Sampai sini paham, ya? Tapi setelah dipikir-pikir, bagaimana modernisasi dapat terjadi, ya? Apa sih, tujuan modernisasi itu sendiri? Hmm … gue dapat informasi menarik, nih. Kalau menurut Julie Buckler, profesor dari Harvard University di Amerika Serikat, tujuan modernisasi ini sangat penting supaya masyarakat di wilayah tertentu bisa ikut berkembang dan terpenuhi kebutuhannya. Terus, apa yang mendorong orang melakukan proses modernisasi, dong? Simpelnya, ini dikarenakan masyarakat yang bersikap terbuka untuk menerima adanya perubahan. Dari beberapa informasi di atas, menurut elo bagaimana dampak modernisasi dalam perubahan sosial? Contoh modernisasi dalam perubahan sosial ini sebenarnya gampang banget, kayak yang sempat gue sebutkan di atas. Misalnya, dulu manusia menggunakan terompet buat komunikasi. Sekarang, manusia punya ponsel buat berkomunikasi. Contoh modernisasi lainnya yang ada di depan mata yaitu Revolusi Sederhananya, Revolusi merupakan era di mana banyak banget sektor industri yang mengandalkan teknologi digital, nih. Siapa di sini yang suka kalap belanja online di e-commerce karena ada banyak promo sekaligus gratis ongkir? Nah! E-commerce ini jadi contoh modernisasi di Revolusi Selain itu, ada banyak juga contoh modernisasi yang sudah kita lewati sampai sekarang, lho. Ini dia beberapa contoh perkembangan teknologi saat ini. Contoh modernisasi Arsip Zenius Sadar ataupun nggak sadar, ternyata teori modernisasi ini memang sudah terjadi sampai sekarang, ya. Eh iya, tapi modernisasi ini berbeda sama globalisasi, ya. Perbedaan modernisasi dan globalisasi ini terletak di kondisinya. Kalau globalisasi yaitu kondisi saling terikat antara negara satu dan yang lainnya. Contohnya, dari segi ekonomi ada aktivitas ekspor dan impor yang jadi contoh nyata globalisasi. Sedangkan modernisasi sendiri lebih ke proses perubahan sosialnya. Terus, bagaimana modernisasi ekonomi yang terjadi di indonesia? Contohnya, keberadaan pusat perbelanjaan dari tradisional ke modern ini sudah jadi bukti nyata adanya modernisasi ekonomi, geng. Terus, perubahan tenaga kerja industri dari yang tadinya tenaga manusia menjadi tenaga mesin juga salah satu gejala modernisasi di bidang ekonomi. Nah, itu dia perbedaan modernisasi dan globalisasi dari segi ekonomi. Jadi, teori modernisasi ini nggak cuma berdampak kepada kemajuan manusianya aja, ya. Tapi, ada pengaruhnya juga bahkan sampai ke ranah perekonomian. Baca Juga Mobilitas Sosial – Materi Sosiologi Kelas 11 Nah, kita jadi sama-sama tahu rangkaian berbagai contoh modernisasi di atas, nih. Tapi berdasarkan contohnya, ada juga ciri-ciri modernisasi suatu wilayah, lho. Jadi gini …. Ciri pertama teori modernisasi terlihat dari kondisi pembangunan. Nah, infrastruktur atau pembangunan di sektor publik suatu wilayah ini harus terpenuhi mengikuti kebutuhan sosial masyarakatnya. Tujuannya, supaya masyarakat mendapatkan fasilitas yang mumpuni buat kehidupan sehari-hari. Ciri kedua juga bisa dilihat dari kondisi kultural. Yap! Budayanya. Misalnya, gini. Di zaman prasejarah atau tepatnya Masa Mesolitikum, manusia itu biasanya berburu dan meramu kalau nyari makanan. Tapi, dalam teori modernisasi, manusia bakal mencari makanan melalui teknologi modern kayak memasak menggunakan alat-alat terbaru. Contohnya, kalau lagi lapar elo masak mie instan pakai kompor di rumah. Jadi, kalau elo mau tahu suatu wilayah sudah mengikuti teori modernisasi atau belum, elo bisa mengidentifikasi dari ciri-cirinya. Ingat aja kalau elo bisa lihat dari segi pembangunan sama kebudayaan dari wilayah tersebut, ya. Baca Juga Strategi Pemberdayaan Komunitas – Materi Sosiologi Kelas 12 Syarat Modernisasi Lho, memangnya harus ada syaratnya juga kalau suatu wilayah mau menerapkan teori modernisasi, ya? Sederhananya, syarat modernisasi ini jadi kebutuhan dasar suatu wilayah dan masyarakat yang mau menerapkan teorinya. Syarat Modernisasi Arsip Zenius Kita coba kupas satu per satu dari kelima syarat di atas, yuk! Berpikir Ilmiah Kenapa harus ada syarat yang berkaitan sama pola pikir? Gini, lho. Sebagai wilayah yang mau menerapkan teori modernisasi, manusia di dalamnya harus mampu berpikir ilmiah dulu. Simpelnya, elo bisa memilah informasi yang masuk ke lingkungan kita dengan cara berpikir lebih jauh agar terhindar dari hoax. Kalau misalkan manusia di wilayah tersebut saja masih kemakan sama hoax, bisa dibilang cukup susah buat menerapkan teori modernisasi. Sistem Administrasi Birokratis Nah, maksudnya birokratis yaitu sistem administrasi di wilayah tersebut harus mengikuti prosedur yang ada. Contoh gampangnya, pas lagi bikin KTP, deh. Kalau elo mau bikin KTP aja masih pake calo atau orang dalam, ya … belum bisa disebut sebagai birokratis dan masih susah buat menerapkan teori modernisasi. Sistem Pengumpulan Data yang Baik Syarat modernisasi lainnya juga suatu wilayah harus memiliki sistem pengumpulan data yang baik. Hal ini berkaitan erat banget sama kegunaan pengolahan data negara di masa yang akan datang, gengs. Iklim atau Lingkungan yang Mendukung Lingkungan yang mendukung yaitu bagaimana masyarakat bisa bersifat terbuka atas perubahan-perubahan yang memungkinkan akan terjadi kedepannya. Organisasi atau Kedisiplinan Tinggi Syarat modernisasi lainnya yaitu masalah kedisiplinan yang tinggi. Jiwa disiplin masyarakat tersebut harus tinggi supaya bisa menerima perubahan dalam teori modernisasi. Wewenang yang Tidak Memihak atau Sentral Terakhir, wilayah tersebut diharuskan memiliki wewenang yang adil, geng. Tujuannya, supaya nggak ada lagi kebijakan yang cuma menguntungkan masyarakat pusat atau sentral aja. Jadi, bisa lebih menyeluruh. Itu dia keenam syarat yang perlu diterapkan kalau suatu wilayah mau menerapkan teori modernisasi. Intinya, syarat-syarat di atas ini berlaku buat setiap masyarakat sampai pemerintahannya juga. Nah, dari keenam syarat modernisasi di atas, menurut elo Indonesia sudah menerapkan teori modernisasi belum, sih? Baca Juga Upaya Mengatasi Ketimpangan Sosial – Materi Sosiologi Kelas 12 Dampak Positif dan Negatif Modernisasi Walaupun secara umumnya teori modernisasi ini bagus untuk masyarakat, tapi ternyata ada dampak negatifnya juga, lho. Oke, gue coba jelasin pelan-pelan mengenai dampak positif dan negatif modernisasi, ya. Positifnya, teori modernisasi ini bisa membawa masyarakat untuk berpikiran lebih terbuka, rasional, dan mampu mengadaptasi adanya budaya-budaya baru. Terus, dampak positif modernisasi ini juga ada untungnya di masa depan. Simpelnya, masyarakat bakal lebih mudah untuk mengakses dan menjangkau apa pun karena perkembangan teknologi yang ada. Kalau begitu, apa saja dampak negatif dari modernisasi? Menurut informasi dari jurnal punya Soheila Panahi, dampak negatif modernisasi ini terletak di lingkungannya. Dengan teknologi yang semakin berkembang, efek polusi udara dan perubahan iklim juga semakin terasa, nih. Contohnya, penggunaan teknologi air conditioner AC dan transportasi bisa berpengaruh besar buat terjadinya pemanasan global. Tapi tenang aja! Dampak negatif modernisasi bisa dicegah, lho. Bagaimana cara mencegah dampak buruk modernisasi? Contohnya, elo bisa banget mengurangi penggunaan listrik yang menyebabkan krisis energi dan beralih ke sumber energi terbarukan. Itu dia beberapa dampak positif dan negatif yang ditimbulkan dari adanya teori modernisasi, geng. Wah, sejauh ini semoga elo jadi sangat tercerahkan tentang teori modernisasi, ya. Jadi, walaupun sifatnya baik untuk jangka panjang, teori modernisasi ini juga bisa berdampak buruk buat lingkungan kita, lho. Sampai sini ada yang masih bikin elo bingung, nggak? Nggak perlu khawatir! Zenius punya video penjelasan materi ini langsung dari tutornya, kok. Elo bisa klik banner di bawah ini, ya! Contoh Soal Teori Modernisasi Setelah penjabaran teori modernisasi di atas, gue mau menguji pemahaman elo, nih. Simpel, kok. Gue cuma kasih satu contoh soal yang perlu elo jawab di bawah ini. Semangat ngerjainnya, ya! Contoh Soal 1 Kontribusi sektor pertanian yang besar terhadap produk domestik bruto PDB nasional, sebagaimana dilansir dari LINE Jobs, kini menurun secara signifikan. Sektor pertanian tidak lagi menjadi salah satu sumber perekonomian terbesar di Indonesia. Untuk mencukupi kebutuhan penduduk yang terus bertambah, dunia pertanian kemudian mengadopsi istilah Revolusi Pertanian Istilah ini merupakan posisi di mana pertanian diharapkan melibatkan teknologi digital dalam proses pengembangannya. Beberapa hal yang dapat dilakukan yaitu memberikan penyuluhan besar-besaran dan melakukan demo penggunaan alat pertanian yang dilengkapi dengan teknologi modern. Sumber Berdasarkan uraian di atas, dampak yang akan diperoleh masyarakat desa adalah …. A. memunculkan daya beli masyarakat golongan atas. B. penghasilan masyarakat akan semakin tinggi. C. menghasilkan nilai tambah dengan meningkatkan SDM pedesaan untuk menunjang produksi pertanian. D. masyarakat akan melakukan urbanisasi atau perpindahan dari pedesaan ke perkotaan. Jawaban Di sektor pertanian, kontribusi yang diambil bukan lah dari sektor atas melainkan dari sektor bawah. Utamanya yaitu untuk para petani. Keberadaan Revolusi Pertanian bisa menghasilkan nilai tambah untuk produksi pertanian kedepannya. Dari situ, efeknya akan dirasakan oleh para petani untuk menunjang produksi pertanian. Jadi, jawaban yang paling tepat dari pertanyaan di atas yaitu C. Kesimpulan Itu dia pembahasan kita hari ini tentang teori modernisasi. Kesimpulan dari gue, teori modernisasi ini memang menjadi bagian dari zaman yang akan terjadi supaya mempermudah kehidupan manusia di masa yang akan datang, gengs. Nggak cuma asal terjadi, suatu wilayah juga harus menerapkan syarat modernisasi dari masing-masing masyarakat hingga pemerintahannya. Nah, tapi teori modernisasi juga nggak terlepas dari berbagai dampak negatifnya, nih. Salah satunya sih, buat kesehatan lingkungan di masa depan. Kalau menurut elo sendiri, teori modernisasi ini bakal berlanjut sampai ratusan tahun ke depan nggak, sih? Boleh share pendapat elo di kolom komentar, ya! Oh iya, selain satu contoh soal di atas, Zenius juga punya puluhan soal buat elo yang lagi mempersiapkan try out, lho. Lumayan banget nih, bisa sambil mengasah kemampuan elo mengerjakan soal-soal nantinya. By the way, latihan soalnya ini GRATIS! Penasaran banget, kan? Elo bisa langsung klik link di bawah ini aja, ya! Latihan Try Out Bareng Zenius Nggak cuma pilihan soal, Zenius juga punya materi pembahasan UTBK buat elo, nih. Hayo … siapa yang lagi mempersiapkan UTBK, nih? Biar elo nggak salah langkah saat mempersiapkan diri, coba cek tips dari Zenius aja. Penasaran? Tonton videonya langsung, ya! Biar makin mantap, Zenius punya beberapa paket belajar yang bisa lo pilih sesuai kebutuhan lo. Di sini lo nggak cuman mereview materi aja, tetapi juga ada latihan soal untuk mengukur pemahaman lo. Yuk langsung aja klik banner di bawah ini Reference Modernisasi dan Globalisasi – Materi UTBK Zenius Pengertian Modernisasi Menurut Para Ahli, Dampak dan Contohnya – Katadata 2022 Modernization – Britannica The Importance of Modernization – The Urban Imagination / Julie Buckler Modernisasi dalam Bidang Ekonomi – Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Impact of Modernization on Development of Adolescents the Media, Culture, and Technology – Soheila Panahi 2015
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Modernisasi adalah proses transformasi sosial yang membutuhkan perubahan di semua aspek masyarakat, Schrool 1980. Menurut Sunito dan Sunito 2003 dalam Koentjaraningrat 1975, modernisasi adalah proses pengembangan mentalitas berorientasi masa depan, keinginan untuk mengembangkan lingkungan, penekanan tinggi pada pekerjaan manusia dan sikap serupa lainnya. Namun, modernisasi juga dapat diartikan sebagai perubahan sosial, yaitu transisi dari negara tradisional atau dari masyarakat pra-modern ke masyarakat modern. Masyarakat modern adalah masyarakat yang sebagian besar warganya memiliki nilai-nilai budaya yang berorientasi pada kehidupan yang beradab saat ini. Secara umum masyarakat modern hidup di perkotaan, sehingga disebut masyarakat termasuk salah satu negara yang tercatat sebagai negara berkembang, artinya Indonesia sedang berjuang untuk transisi dari negara yang diciptakan oleh kehidupan masyarakat tradisional ke negara maju, untuk mencapai kemajuan tersebut, berbagai pengembangan masyarakat telah kami lakukan. Yang akan kita lakukan sekarang adalah proses modernisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indonesia agar setara dengan negara-negara modern lainnya. Oleh karena itu dalam proses modernisasi ini masyarakat kita sebenarnya berusaha untuk beradaptasi dengan perubahan global. yang telah terjadi di negara lain. Dalam lingkup modernisasi yang luas, banyak ahli yang meyakini bahwa dampak dari segala bentuk modernisasi tidak terletak pada karakteristik sosial, tetapi pada karakteristik individu, oleh karena itu modernisasi mencakup perubahan sikap dan mentalitas, pengetahuan, keterampilan, dan struktur sosial. Masyarakat sedang bergerak menuju kehidupan yang sesuai dengan kebutuhan saat ini. Masa remaja adalah masa ketika individu berintegrasi ke dalam masyarakat dewasa dan meninggalkan masa kanak-kanak yang bertanggung jawab. Kenakalan remaja adalah segala perilaku yang merupakan penyimpangan dari norma kelompok tertentu, dan perilaku tersebut dapat menyebabkan remaja ikut campur dalam masyarakat. Kenakalan remaja bersifat ilegal, anti sosial, anti moral, dan melanggar norma hanya berdampak positif namun juga Moderenisasi memiliki dampak buruk khususnya bagi remaja. Contoh dari dampak negative dari modernisasi pada kenakalan remaja adalah bergesernya nilai budaya yang telah dijunjung tinggi secara turun menurun seperti sopan santun, menghormati, taat, menjunjung tinggi adat dan budaya dan tata karma. Selain itu dampak negative lainnya adalah meningkatinya angka kriminalitas yang dilakukan oleh remaja, Kejahatan ini dapat berupa pencurian, perampokan, perampokan, pemerkosaan, penyerangan, pembunuhan, korupsi, prostitusi dan pemerasan. Proses modernisasi berdampak pada kejahatan atau kriminalitas. Pengaruh ini disebabkan oleh anomi atau disintegrasi sosial, seperti anomi atau kekosongan nilai dan norma. Kondisi abnormal memberikan peluang terjadinya masalah sosial. Faktor-faktor penyebab kejahatan antara lain krisis ekonomi, keinginan yang tidak berdasar, tekanan mental dan kebencianPeran iptek sangat penting dalam proses modernisasi. Teknologi canggih dapat mengubah gaya hidup masyarakat. Semakin tinggi tingkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki suatu masyarakat, maka kehidupan masyarakat yang bersangkutan akan semakin modern. Modernisasi mencakup perubahan sikap, mentalitas, pengetahuan, dan keterampilan. Sebagai bagian dari masyarakat kita, saat ini kita mampu meminimalkan risiko dampak negatif yang ditimbulkan oleh proses modernisasi. Dengan cara ini, orang-orang di masa depan akan lahir tidak hanya orang yang cerdas, berilmu, tetapi juga orang yang berjiwa tinggi. Pada era moderenisasi seharusnya seseorang memiliki sifat disiplin yang tinngi, menghargai waktu, hemat, serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan tetap menjunjung nilai-nilai budaya yang sudah diturunkan secara turun menurun. Karena jika bukan kita lantas siapa lagi?Tugas Sosiologi Gizi 4BDestania Putri 1807026025 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Modernisasi adalah hal yang tak terelakkan pada zaman ini. Hal ini menciptakan perubahan dan kemajuan yang besar terhadap seluruh elemen di masyarakat. Adanya fenomena ini, membuat masyarakat bersama-sama menuju pola kehidupan yang lebih hal yang lebih modern akan tampak sangat baik untuk kepentingan umat manusia. Tapi juga ada hal yang patut diwaspadai dari modernisasi yang terjadi. Apa yang dimaksud modernisasi itu?Dalam artikel ini LinovHR telah merangkum pembahasan mengenai apa itu modernisasi mulai dari pengertian, syarat, gejala perubahan, hingga itu Modernisasi?Syarat-Syarat ModernisasiGejala-Gejala ModernisasiContoh dari ModernisasiDampak Positif ModernisasiDampak Negatif ModernisasiKesimpulanPengertian ModernisasiBerikut beberapa pengertian modernisasi menurut pakar atau ahliMenurut JW School, arti modernisasi adalah sebuah transformasi atau perubahan yang terjadi dalam masyarakat dalam berbagai aspek. JW School menjabarkan modernisasi merupakan proses perubahan dari masyarakat tradisional menuju masyarakat modern. Sementara Wilbert E. Moore, modernisasi adalah sebuah transformasi penuh pada kehidupan bersama yang tradisional dalam ranah teknologi dan organisasi sosial menuju suatu pola-pola ekonomis dan politis, yang dimana menjadi sebuah ciri dari negara barat yang stabil. Menurut Soerjono Soekanto Sosiologi suatu pengantar menyebutkan bahwa modernisasi adalah bentuk dari suatu perubahan sosial yang sistematis dan terstruktur yang berakar pada suatu perencanaan atau disebut juga social ModernisasiMasih menurut Soerjono Soekanto terdapat juga syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam modernisasi, yakniPola pikir ilmiah scientific thinking yang sudah melekat kuat dalam kalangan pemerintah dan masyarakat administrasi negara yang baik dan sungguh-sungguh mewujudkan pengumpulan data yang baik, sistematis, dan terpusat pada sebuah lembaga tertentu seperti BPS Badan Pusat Statistik.Ciptakan iklim yang menyenangkan terhadap modernisasi, khususnya media organisasi tinggi khususnya perilaku kedisiplinan wewenang dalam perencanaan sosial yang tidak memprioritaskan kepentingan pribadi atau ModernisasiModernisasi dapat mempengaruhi berbagai bidang kehidupan suatu negara sehingga menimbulkan gejala-gejala, seperti dibawah industrialisasi terjadi di sebuah negara, masyarakat mulai melepaskan ekonomi pedesaan dan pertanian tradisional dan lahan mereka beralih fungsi menjadi industrialisasi. Sehingga banyak pabrik-pabrik baru di daerah industrialisasi mengambil alih suatu negara maka pusat-pusat industri baru mulai berkembang. Alhasil, masyarakat yang di pedesaan bermigrasi dalam jumlah besar ke daerah-daerah perkotaan dengan harapan akan mendapatkan banyak uang dan bisa kembali lagi ke Media MassaModernisasi membawa dampak yang cukup besar terhadap perkembangan media massa. Media massa meliputi, koran, periklanan, film, TV, dan lain-lain. Melalui berbagai fasilitas tersebut, masyarakat jadi tercerahkan dan mendapatkan informasi yang cukup. Partisipasi PolitikModernisasi juga mempengaruhi sektor politik di suatu negara. Hal tersebut ditunjukan dengan banyaknya masyarakat yang ingin belajar tentang politik. Dengan belajar politik, masyarakat jadi lebih bijak menggunakan hak pilih dari ModernisasiBerikut sederet contoh modernisasi di Indonesia yang mempengaruhi beberapa aspek, antara lainBidang TeknologiModernisasi yang terjadi menyebabkan kemajuan teknologi yang sangat pesat dalam berbagai bidang teknologi yang meliputi devices.Saluran sebagainya. Teknologi baru yang berkembang ini akan membuat proses pekerjaan menjadi lebih efisien, cepat, rendah risiko, dan lebih cepat mencapai tujuan. Bidang EnergiContoh modernisasi selanjutnya adalah di bidang energi. Hal ini akan menyebabkan perubahan dalam penggunaan energi. Sumber energi yang digunakan saat ini harganya jauh lebih murah dan dampaknya rendah terhadap lingkungan sehingga aman digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Contohnya penggunaan energi tenaga surya untuk perumahan atau TransportasiSelain menyebabkan perubahan besar dalam bidang teknologi dan energi, modernisasi juga menyebabkan perubahan dalam bidang transportasi. Moda transportasi yang digunakan masyarakat modern jauh lebih cepat, murah, dan aman dengan dampak yang rendah terhadap lingkungan. Contohnya transportasi umum seperti transjakarta yang menggunakan bahan bakar ramah lingkungan. Dalam Proses BisnisSumber berjalannya waktu, ide-ide yang inovatif mulai disebarluaskan, diuji, dan diaplikasikan ke berbagai sektor bisnis sehingga proses dan praktik bisnis semakin meningkat. Dengan demikian, proses bisnis ikut berkembang pesat. Produk dan LayananModernisasi juga menyebabkan perubahan pada beberapa industri, produk dan layanan pun berkembang pesat sehingga perusahaan perlu memodernisasi produk mereka beberapa kali dalam setahun. Kultur OrganisasiPerubahan yang terjadi juga berpengaruh terhadap kultur organisasi atau perusahaan. Sehingga sebuah organisasi atau perusahaan perlu melakukan perubahan norma, nilai-nilai, dan ekspektasi agar sesuai dengan perubahan di Juga Pengertian Manajemen Organisasi, Tujuan dan FungsiKualitas HidupContoh dari modernisasi berikutnya adalah peningkatan dalam kesejahteraan manusia yang meliputi hidup. dan beberapa hal modernisasi akan membantu meningkatkan kualitas hidup di tengah Positif ModernisasiModernisasi tentunya memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan masyarakat. Berikut beberapa dampak positifnyaPeningkatan dalam Fasilitas MedisDampak positif yang dapat dirasakan langsung masyarakat adalah fasilitas kesehatan yang meningkat. Hal tersebut ditunjukan dengan keberadaan rumah sakit yang tersebar di seluruh daerah dan tenaga medis yang berkualitas. Selain itu, bantuan medis dapat menjangkau banyak masyarakat dari berbagai tempat dan obat-obatan yang tersedia juga sangat lengkap berbagai penyakit. Smart CitiesModernisasi bertanggung jawab untuk menciptakan kota pintar smart cities. Salah satu contoh sederhana yaitu pemasangan kamera CCTV di setiap persimpangan ruas jalan yang berfungsi untuk memantau lalu lintas. Selain itu, dibangun pula lembaga pendidikan tinggi secara massif yang menanamkan pemikiran rasional dan ilmiah. Sehingga para mahasiswa yang lulus dari Universitas atau perguruan tinggi dapat berpartisipasi dalam penelitian dan bisnis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Smart cities biasanya dilengkapi dengan berbagai sistem transportasi modern yang mampu menampung jutaan penumpang dari satu tempat ke tempat lain. Efisiensi adalah konsep yang digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat KomunikasiModernisasi memainkan peran penting dalam penemuan internet. Perkembangan internet yang semakin maju berpengaruh terhadap kualitas komunikasi. Seperti saat ini, sebagian masyarakat modern dapat berkomunikasi satu sama lain melalui smartphone atau tablet. Masyarakat modern dapat mengakses situs web dan mendapatkan informasi tentang apapun sesuai dengan kebutuhannya. Dengan demikian, modernisasi berpengaruh besar dalam perubahan sistem komunikasi yang terjadi di kalangan Juga Pengertian Decision Tree, Kelebihan dan KekurangannyaDampak Negatif ModernisasiSelain memberikan dampak positif, modernisasi juga memberikan dampak negatif untuk kehidupan sosial dan masyarakat. Berikut KulturPeningkatan modernisasi telah menyebabkan adanya penciptaan teknologi baru yang bisa mengubah struktur sosial ekonomi masyarakat. Perubahan struktur ini menjadi tantangan untuk generasi baru menghadapi generasi sebelumnya yang mempertahankan nilai-nilai yang sudah merupakan perubahan area hutan menjadi sebuah lahan untuk aktivitas manusia. Meningkatnya urbanisasi telah menyebabkan penebangan pohon dan hutan yang massif sehingga lahan hijau semakin berkurang. Pada akhirnya, banyak hewan liar yang kehilangan habitatnya dikarenakan modernisasi. Maka dari itu, proses modernisasi harus memperhatikan deforestasi agar tidak merugikan masyarakat di kemudian MeningkatDampak negatif modernisasi selanjutnya adalah peningkatan polusi di tengah masyarakat. Hal ini karena berbagai industri manufaktur yang beroperasi akan menambah buruk keadaan. Meskipun negara sudah menetapkan hukum yang legal namun penerapannya tidak efektif karena banyaknya masalah ekonomi dan juga PendapatanModernisasi telah menyebabkan kesenjangan besar antara yang mampu dan tidak mampu. Hasilnya, sebagian masyarakat tidak setuju dengan kebijakan ekonomi yang disusun pemerintah sehingga mengakibatkan peningkatan kejahatan dan gerakan politik. KesimpulanModernisasi merupakan sebuah perubahan dalam masyarakat yang tidak bisa kita hindari. Sebab, perubahan dari tradisional ke arah modern juga banyak memberikan manfaat kepada manusia dalam berbagai bidang. Namun, konsep modernisasi harus digunakan secara konstruktif dan berfokus pada pembangunan yang merata. Referensi
Tujuan Modernisasi – Hai, Grameds, kali ini kita akan membahas berbagai penjelasan terkait modernisasi. Nah, apakah Grameds sudah tidak asing lagi dengan penjelasan terkait modernisasi? Hal ini menjadi penting karena modernisasi membawa perubahan besar pada kehidupan masyarakat. Salah satu bentuk dari modernisasi itu sendiri adalah dengan adanya kemajuan di segala bidang kehidupan baik teknologi, ekonomi, sosial, pendidikan, dan lainnya. Untuk itu kita perlu mengetahui penjelasan terkait modernisasi tersebut. Berikut penjelasan singkat terkait pengertian serta contoh teori modernisasi. Pengertian ModernisasiPengertian Teori ModernisasiSejarah Munculnya Teori ModernisasiAsumsi Teori ModernisasiContoh Teori Modernisasi1. Teori Modernisasi Klasika. Teori Modernisasi Neil Smelserb. Teori Modernisasi Walt Whitman Rostowc. Teori Modernisasi James S. Coleman2. Teori Modernisasi Perkembangana. Teori Modernisasi Talcott Parsonsb. Teori Modernisasi Huntingtonc. Teori Modernisasi Roy Harrod dan Evsey Domard. Teori Modernisasi Max Webere. Teori Modernisasi David McClellandf. Teori Modernisasi Bert. F. Hoselitzg. Teori Modernisasi Alex InkelesKritik Terhadap Teori ModernisasiSyarat-syarat Modernisasi1. Tahapan Modernisasia. Masa Tradisionalb. Masa Persiapan Lepas Landasc. Masa Tinggal Landasd. Masa Menuju Kematangane. Masa KonsumsiDampak Modernisasi1. Pola Hidup Konsumtif Consumer Lifestyle2. Individualistis3. Gaya Hidup Kebaratan4. Kesenjangan Sosial5. KriminalitasKesimpulan Modernisasi adalah suatu proses perubahan dalam skala besar maupun kecil menuju kehidupan yang berkemajuan. Hal ini pula yang menyebabkan modernisasi disebut sebagai transformasi aspek kehidupan masyarakat secara menyeluruh jika dilihat dari dampaknya. Jika dilihat dari arti katanya, modernisasi merupakan bahasa latin “modernus”. Kata “modernus” sendiri terdiri dari dua gabungan kata yang memiliki arti, yaitu “modo” diartikan sebagai cara, sedangkan “ermus” diartikan sebagai masa kini. Menurut Harold Rosenberg, modernisasi merupakan suatu bentuk perubahan dari tradisi lama menjadi baru atau menuju taraf kehidupan perkotaan sehingga sifat alamiah pedesaan mulai terkikis dalam kelompok masyarakat. Oleh sebab itu, jika dalam suatu daerah telah terjadi modernisasi, maka dapat dipastikan bahwa masyarakat yang tinggal di daerah tersebut mengalami perubahan karakteristik dari gaya hidup pedesaan menuju gaya hidup perkotaan. Selanjutnya Soerjono Soekanto juga mengartikan modernisasi sebagai proses yang memiliki jejak kehidupan tradisional ke arah yang lebih maju. Hal ini dimaksudkan bahwa kehidupan tradisional tersebut lama-kelamaan menjadi berubah secara signifikan untuk meningkatkan kesejahteraan suatu kelompok individu. Sejalan dengan penjelasan tersebut, Abdul Syam menjelaskan pengertian modernisasi sebagai transformasi kehidupan ke arah peningkatan dalam berbagai aspek yang ada pada masyarakat. Selain itu, Ogburn dan Nimkoff juga menjelaskan pengertian modernisasi sebagai upaya yang timbul untuk memberikan arahan pada masyarakat agar memiliki gambaran besar tentang kehidupan di masa depan yang lebih maju dan nyata. Hal lain diungkap oleh Neil Smelser yang menyatakan bahwa modernisasi merupakan bentuk ketidakteraturan struktur masyarakat dalam melakukan suatu fungsi kehidupan, sehingga terjadilah sub struktural dan melibatkan konsep diferensiasi struktural. Oleh sebab itu, dalam buku The Consequence of Modernity yang ditulis oleh Anthony Giddens, modernisasi dibagi menjadi empat dimensi, yaitu kapitalisme, industrialisme, kemampuan pengawasan, dan kekuatan militer. Itulah Grameds, beberapa pengertian modernisasi yang diungkapkan oleh para ahli. Sehingga dapat kita simpulkan bahwa modernisasi merupakan suatu proses perubahan yang bertransformasi menuju kemajuan dengan meninggalkan karakteristik tradisional menuju modern, dimana hal tersebut secara menyeluruh dapat memberikan dampak pada segala aspek kehidupan kelompok masyarakat. Pengertian Teori Modernisasi Grameds tentunya tahu ya, bahwa untuk melakukan analisis secara menyeluruh pada lingkungan sosial masyarakat dibutuhkan suatu acuan yang dapat terpecaya. Nah, hal itu juga disebut sebagai landasan yang mendasari pergerakan pemerolehan data terkait kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu, dibutuhkan teori sebagai suatu acuan ilmiah yang valid serta dapat digunakan sesuai kebutuhan. Menurut Kerlinger, teori merupakan kumpulan konsep-konsep yang berhubungan satu dengan lainnya serta berisi pandangan sistematis terkait fenomena tertentu. Definisi lain dari teori juga diungkapkan oleh John W Creswell, dimana teori merupakan serangkaian definisi, dalil, serta variabel yang saling berkaitan untuk menghasilkan gambaran-gambaran sistematis mengenai kondisi tertentu guna menjelaskannya. Sehingga teori modernisasi dapat diartikan sebagai serangkaian dalil para ahli yang bersumber dari pandangan terhadap perubahan sosial budaya di lingkungan masyarakat, dimana pandangan tersebut berkaitan erat tentang perubahan kehidupan dari tradisional menuju modern. Selain itu, teori modernisasi juga mencoba menjelaskan tentang perubahan dalam babak kehidupan baru masyarakat dengan ciri pedesaan atau tradisional menuju masyarakat perkotaan atau modern. Teori modernisasi berfokus pada kehidupan masyarakat pra modern beserta ciri kehidupan, gejala sosial, serta struktur kehidupan dalam berbagai aspek baik ekonomi, politik, industri, pendidikan dan lainnya yang menghasilkan perubahan masyarakat bercirikan modern. Globalisasi Politik Politik Modern Menuju Negara Kesejah Sejarah Munculnya Teori Modernisasi Sejarah banyak memberikan kita pengetahuan serta pengalaman ya, Grameds. Salah satunya adalah sejarah bagaimana perkembangan teori modernisasi. Teori modernisasi berkembang dalam tiga fase, yaitu Fase pertama 1950-1960, fase kedua 1970-1980, dan fase ketiga 1990-an. Dari ketiga fase inilah teori modernisasi bermunculan seiring perubahan kondisi setelah Perang Dunia II. Dimana waktu itu Amerika Serikat muncul sebagai kekuatan dominan yang menguasai seluruh wilayah, kemudian Uni Soviet melakukan perluasan terhadap ajaran komunis di berbagai wilayah Eropa Timur dan Asia, sekaligus lahirnya negara-negara baru yang merdeka berdaulat di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Oleh sebab itu, teori modernisasi tidak terlepas dari pemikiran-pemikiran klasik berdasarkan teori evolusi dan teori fungsionalisme yang seperti kita ketahui. Asumsi Teori Modernisasi Lahirnya teori modernisasi sangat berkaitan erat dengan dua asumsi berikut loh, Grameds. Pastinya Grameds tahu bahwa banyak pemikir-pemikir barat mengawali langkah pencetusan teori saat melihat pandangan yang dipercayai sebelumnya. Pertama, teori modernisasi berasal dari asumsi metafora yang lahir dari teori evolusi. Berdasarkan asumsi evolusi, teori modernisasi dikatakan sebagai babak kehidupan yang bersifat homogen, dimana terjadi proses kehidupan bertahap tanpa ada usaha mundur. Dengan kata lain modernisasi membawa perubahan yang progresif dan memerlukan waktu panjang. Kedua, menurut asumsi fungsionalisme yang melahirkan teori modernisasi sebagai pola pikir yang lebih sistematik. Teori fungsionalisme dalam mengatakan bahwa modernisasi sebagai penjelasan tentang babak kehidupan atau transformasi yang urut sekaligus bertahap. Asumsi ini meyakini adanya pengaruh pada kejadian sebelumnya serta menjadikan hal tersebut sebagai satu bagian proses yang berkesinambungan. Contoh Teori Modernisasi Setelah tahu penjelasan mengenai teori modernisasi, kita juga perlu tahu mengenai contoh dari teori modernisasi itu sendiri loh, Grameds. Nah, pada awalnya, terdapat pemikiran-pemikiran klasik yang mendasari lahirnya teori modernisasi setelah terjadinya Perang Dunia II. Seiring berjalannya waktu, mulailah bermunculan teori-teori modernisasi yang lebih komprehensif disampaikan oleh beberapa ahli. Berikut penjelasannya 1. Teori Modernisasi Klasik a. Teori Modernisasi Neil Smelser Teori ini menjelaskan bahwa modernisasi bersumber pada pemikiran diferensiasi struktural. Dimana semakin banyaknya transformasi kehidupan modernisasi, maka akan terjadi ketidakteraturan struktur masyarakat dalam menjalankan bermacam fungsi, sehingga timbulah pembagian yang lebih khusus dengan pembentukan sub struktural dalam masyarakat. b. Teori Modernisasi Walt Whitman Rostow Rostow menjelaskan teori modernisasi secara detail dalam sudut pandang ekonomi. Ia berkeyakinan bahwa dalam teori modernisasi pembangunan ekonomi, ada lima tahapan penting, yaitu masa tradisional, masa persiapan lepas landas, masa tinggal landas, masa menuju kematangan, dan masa konsumsi. c. Teori Modernisasi James S. Coleman Coleman menjelaskan teori modernisasi dari sudut pandang politik. Terdapat tiga hal mendasar yang ada pada teori modernisasi politik Coleman, yaitu diferensiasi politik sebagai bentuk dari kecenderungan perkembangan politik modern, prinsip kesamaan dan keadilan merupakan etos masyarakat modern, serta kapasitas politik ditentukan pada pembangunan politik modern yang berkeadilan. 2. Teori Modernisasi Perkembangan a. Teori Modernisasi Talcott Parsons Menurut Parsons, teori modernisasi memiliki keterkaitan erat terhadap penerapan westernisasi pada negara berkembang. Teori ini mendukung terjadinya modernisasi guna memajukan karakteristik negara berkembang agar memiliki pola pembangunan seperti di negara eropa barat yang telah maju terlebih dahulu. Contohnya adalah penggunaan traktor sebagai alat dalam bidang pertanian, dimana penerapan tenaga mekanis mulai digunakan dalam negara berkembang. b. Teori Modernisasi Huntington Huntington meyakini bahwa teori modernisasi bersifat revolusioner, sehingga mendorong perubahan sosial secara cepat. Dalam teori ini dikatakan bahwa kehidupan modern tidak bisa dihilangkan dari setiap manusia. Dengan demikian, akan berpengaruh pada kehidupan masyarakat global. Contohnya adalah kehidupan masyarakat masa kini cenderung mengikuti trend. Hal ini mengakibatkan mereka tidak memiliki prioritas utama dalam pemenuhan kebutuhan. Inilah yang membuat generasi masa kini sangatlah konsumtif. c. Teori Modernisasi Roy Harrod dan Evsey Domar Kedua ahli ini menjelaskan bahwa teori modernisasi membawa pola perekonomian meningkat dengan cara investasi. Hal ini diharapkan agar tercapainya peningkatan pendapatan serta terciptanya lapangan pekerjaan yang luas. Dimana masyarakat modern tidak lagi kebingungan terkait perekonomian. Contohnya adalah adanya tol membuat perjalanan lebih cepat dan terhindar dari kemacetan. Sedangkan pembangunan tol sendiri merupakan investasi dari para pemodal yang memiliki jumlah kekayaan tertentu. Oleh sebab itu, investor akan diuntungkan begitu pula pengguna jalan tol. d. Teori Modernisasi Max Weber Menurut Weber, modernisasi merupakan teori yang melibatkan nilai budaya dan peran agama di dalamnya, sehingga terbentuklah kapitalisme dalam masyarakat. Hal ini berkaitan erat dengan latar belakang Weber sebagai ahli sosiologi yang memiliki keyakinan protestan. e. Teori Modernisasi David McClelland Teori modernisasi berdasarkan pandangan McClelland sebagai seorang ahli psikologi sosial adalah bahwa modernisasi memberikan kesempatan untuk setiap individu mempercepat proses pembangunan yang berpedoman dengan menjadi wiraswasta. Harapan inilah yang berupaya mendorong agar masyarakat menjadi mandiri dan berdaya. f. Teori Modernisasi Bert. F. Hoselitz Menurut Bert dalam teori modernisasi adalah bahwa kehidupan manusia berlandaskan pada pedoman hidup. Selain itu kesadaran terhadap faktor ekonomi dan non ekonomi menjadi senjata dalam perkembangan manusia secara utuh. Dengan demikian dapat menjadi harapan dalam pertumbuhan taraf hidup. Contohnya adalah adanya ketentuan atau aturan yang berlaku pada industri tambang untuk memperhatikan kebersihan lingkungan. Aturan pada kondisi ini merupakan bentuk dari adanya modernisasi. Dimana kebersihan tambang menjadi prioritas dalam pemanfaatan lingkungan untuk perekonomian. g. Teori Modernisasi Alex Inkeles Alex memunculkan teori modernisasi yang dilatarbelakangi atas pandangan terhadap pekerjaan serta aspek lingkungan material masyarakat. Oleh sebab itu, pembangunan merupakan ciri utama dari teorinya. Guna meraih kemajuan yang cepat tanpa adanya gesekan terhadap kebutuhan utama masyarakat. Contohnya adalah penggunaan teknologi robot pada sejumlah perusahaan jasa maupun non jasa. Robot digunakan sebagai alat pembantu yang cepat, cerdas dan tepat guna. Hal ini menjadi alternatif tepat guna yang dapat diandalkan pada masa modernisasi. Kritik Terhadap Teori Modernisasi Kritik pembahasan mengenai teori modernisasi dinyatakan oleh seorang ahli yang bernama Daniel Lerner. Menurut Daniel, teori modernisasi telah melalaikan sejarah yang terjadi pada negara-negara berkembang saat ini, setelah terjadinya Perang Dunia II. Oleh sebab itu, pandangan modernisasi hanya berlaku pada negara maju yang dapat mengikuti perkembangannya. Negara berkembang saat ini, dahulu mengalami masa penjajahan yang relatif panjang akibat bangsa Eropa, sehingga pada akhirnya negara tersebut mengalami ketertinggalan. Oleh sebab itu, dalam teori ini dijelaskan bahwa agar tercapainya negara berkembang yang modern, maka perlu mengikuti perkembangan modernisasi pada negara maju sebelumnya. Dengan kata lain, negara berkembang harus adaptif terhadap perubahan yang ada. Sedangkan pada negara maju negara barat tersebut mengalami modernisasi dengan memakan waktu panjang dan lama. Dengan demikian teori modernisasi tidak bisa disesuaikan dengan kondisi sekarang yang terjadi pada negara berkembang. Hal ini menjadi kewajaran, sebab tidak mungkin negara berkembang akan dapat mengejar ketertinggalan dalam waktu relatif singkat. Sama halnya dengan kehidupan yang beralih pada paksaan. Sebab itu, diperlukan sebuah analisis yang mendalam untuk mewujudkan teori baru terkait modernisasi sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Begitulah Grameds, kritik terhadap teori modernisasi yang disampaikan oleh Daniel. Selain memberikan pandangan yang berbeda, semoga bisa menjadi referensi kita agar memiliki pola pikir luas ya, Grameds. Urban Zen Tawaran Kejernihan Utk Manusia Modern Syarat-syarat Modernisasi Berikutnya kita akan membahas syarat apa saja yang diperlukan sebuah negara agar terjadi modernisasi ya, Grameds. Agar kita memahami secara mendalam penerapan dari teori modernisasi yang telah kita pelajari di atas. Pada hakikatnya modernisasi itu meliputi berbagai bidang dalam kehidupan. Namun, untuk mencapai tingkat dalam berbagai bidang tersebut, maka harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut Pola pikir ilmiah yang tersebar luas pada suatu lembaga, penguasa, maupun masyarakat secara luas. Memiliki sistem birokrasi negara yang baik, bebas dari KKN Korupsi, Kolusi, Nepotisme, sehingga terciptanya etos kerja yang tinggi. Adanya sistem pengumpulan data yang baik, terprogram, mendetail, serta teratur. Hal ini juga membutuhkan koordinasi terpusat dari suatu lembaga atau badan tertentu. Iklim modernisasi yang menjadi keseharian masyarakat. Contohnya adalah penggunaan teknologi, media massa, dan alat-alat komunikasi dengan sistem robotic. Terbentuknya karakter disiplin yang tinggi tanpa adanya pelanggaran HAM Hak Asasi Manusia dalam bermasyarakat. Wewenang terpusat dalam mengatur pelaksanaan perencanaan sosial social planning. 1. Tahapan Modernisasi Sebelumnya sempat kita bahas ya, Grameds tentang teori Rostow. Nah teori Rostow inilah yang memberikan penjelasan secara rinci terhadap tahapan modernisasi. Berikut adalah penjelasannya a. Masa Tradisional Kehidupan pada masa ini bercirikan primitif serta konvensional. Sehingga melahirkan kehidupan yang cenderung kuno. Tahap ini ditandai dengan adanya sistem barter pada jual beli. b. Masa Persiapan Lepas Landas Pada masa persiapan lepas landas, terjadi spesialisasi produksi serta perdagangan barang. Hal ini menyebabkan adanya perkembangan infrastruktur transpotasi untuk mendukung kemajuan ekonomi, sehingga tahap ini akan mendorong bangkitnya investasi dalam lingkungan masyarakat. c. Masa Tinggal Landas Masa tinggal landas memberikan pengaruh cukup besar terhadap pergeseran ekonomi yang bermula pada bidang pertanian menjadi manufaktur. Oleh sebab itu, masa ini dicirikan pada perkembangan kreatifitas manusia untuk mengembangka suatu produk. d. Masa Menuju Kematangan Masa ini menawarkan kesempatan terjadinya diversifikasi ekonomi pada daerah-daerah baru sehingga terjadi sebuah pembangunan yang signifikan. Pada masa ini juga terjadi modernisasi yang memunculkan ketergantungan impor. e. Masa Konsumsi Pada tahap ini. Modernisasi membawa pengaruh yang besar. Oleh sebab itu, ekonomi terhadap konsumsi dan jasa massal mendominasi kehidupan bermasyarakat. Dampak Modernisasi Selain adanya manfaat dari perubahan kehidupan menjadi modern, ternyata ada juga dampak yang timbul akibat modernisasi. Berikut penjelasan lebih lanjutnya 1. Pola Hidup Konsumtif Consumer Lifestyle Grameds pastinya sudah pernah mendengar dong, apa itu pola hidup konsumtif?. Nah pola hidup konsumtif ini menjadi salah satu dampak yang timbul akibat modernisasi. Hal ini karena adanya perkembangan pesat pada teknologi modern serta industri sehingga persediaan barang publik pun ikut melimpah. Otomatis masyarakat menjadi tertarik dan cenderung ingin memiliki barang-barang tersebut yang dinilai beragam dan mudah untuk didapatkan. 2. Individualistis Teknologi canggih dengan sistem robot membuat masyarakat cenderung nyaman untuk hidup sendiri tanpa membutuhkan orang lain. Oleh sebab itu, kondisi ini sangat bertolak belakang dengan asumsi manusia sebagai makhluk sosial. 3. Gaya Hidup Kebaratan Modernisasi membawa perubahan mendunia memasuki kehidupan bermasyarakat. Sehingga terjadi pergeseran budaya pada kehidupan individu. 4. Kesenjangan Sosial Tidak semua individu dapat mengikuti arus perkembangan kehidupan modernisasi, sehingga terjadi lompatan atau perbedaan taraf hidup yang menonjol. Hal ini menyebabkan krisis sosial pada masyarakat. 5. Kriminalitas Modernisasi membuat suatu negara maju dengan cepat. Penggunaan alat yang serba modern membuat hidup orang menjadi mandiri, individualis, penuh persaingan, dan gaya hidup konsumtif. Sehingga hilangnya rasa kemanusiaan dan kekeluargaan membuat maraknya tindak kriminalitas terjadi di kota-kota besar. Kesimpulan Adapun kesimpulan dari pembahasan di atas adalah bahwa modernisasi merupakan transformasi kehidupan yang panjang dari pola yang bercirikan tradisional menuju modern. Nah, adanya kondisi modernisasi ini juga tidak terlepas dari teori-teori yang mendasari terciptanya suatu konsep modernisasi itu sendiri. Dari sini kita menjadi tahu Grameds, bahwa terdapat sisi positif serta negatif pada modernisasi. Oleh sebab itu, penting untuk menyeimbangkan kehidupan dengan menerapkan sisi positif dan meninggalkan sisi negatif modernisasi. Baiklah Grameds, tuntas sudah pembahasan kita mengenai modernisasi. Gramedia akan terus menjaga semangat untuk menjadi SahabatTanpaBatas dengan menyajikan buku-buku terbaik untuk kalian semua. Penulis Mutiani Eka Astutik Judul Masyarakat Risiko Menuju Modernitas Baru Masyarakat Risiko Menuju Modernitas Baru BACA JUGA Pengertian Mind Mapping Manfaat, Jenis, Teori dan Langkah Membuatnya 10 Kota di Dunia Yang Memiliki Pemandangan Indah 4 Teori Belajar Behavioristik, Kognitif, Konstuktivisme, & Humanistik Cara Menentukan Target Membaca dan Cara Mencapainya Buku Tentang Metode Penelitian Berbagai Macam Analisis Terbaik ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
- Pada kehidupan yang semakin berkembang ini sering kita mendengar istilah modern untuk mendefinisikan berbagai jenis kemajuan yang ada. Dalam ilmu sosiologi, istilah itu dikenal sebagai modernisasi untuk menilai suatu perubahan aktivitas sosial ke arah yang modern. Lantas apakah yang dimaksud dengan modernisasi dan bagaimana dampaknya pada kehidupan kita? Penjelasan terkait modernisasi secara etimologis berasal dari bahasa latin, yaitu terdiri dari kata modo yang berarti akhir-akhir ini, kemudian ernus yaitu periode masa kini, dan tambahan isasi yang memiliki arti suatu proses. Secara umum, modernisasi dikenal sebagai proses perubahan dari masyarakat tradisional menjadi masyarakat yang lebih modern. Menurut Soerjono Soekanto, dalam buku Sosiologi Suatu Pengantar, modernisasi memberikan perubahan-perubahan dalam masyarakat terkait dengan norma, nilai, pola perilaku masyarakat, dan berbagai aspek lain dalam kehidupan sosial. Teori Juggernaut, Anthony Giddens Anthony Giddens seorang ahli sosial juga membahas isu modernisasi. Dalam hal ini, Giddens menganalogikan kehidupan modern sebagai suatu panser raksasa atau yang disebutnya sebagai Juggernaut. Juggernaut, menurut Giddens, diartikan sebagai suatu tahap modernitas yang paling tertinggi. Tetapi bisa berdampak pada taraf kehancuran karena terjadi perubahan yang sangat cepat, bahkan bisa lepas kendali. Tidak hanya itu, Juggernaut juga dapat mengarah pada hal-hal yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Sebab, menurut Giddens, modernisasi tidak dapat dikendalikan sepenuhnya, baik dari sisi arah dan kecepatan dari proses modernisasi tersebut. Menurut Giddens, ada 4 hal yang mendasari proses modernisasi itu sendiri di antaranya sebagai berikut 1. Kapitalisme hal ini ditandai oleh berkembangnya komoditas-komoditas produksi yang didasari oleh kepemilikan pribadi atas suatu modal. 2. Industrialisme proses ini ditandai dengan adanya proses-proses produksi yang memanfaatkan sumber daya alam dengan menggunakan mesin sebagai proses produksi. 3. Surveillence Capacity poin ini menjelaskan kemampuan pengawasan yang dikelola oleh pemerintah, orang berkepentingan, atau kehidupan pribadi. Contohnya, seperti keberadaan teknologi CCTV, traffic camera, dan satelit. 4. Kekuatan militer dan akses terhadap alat-alatnya keberadaan militer dapat dijadikan strategi pemerintah mengendalikan masyarakatnya terkait alat-alat kekerasan. Hal ini menjadikan militer sebagai satu-satunya pihak yang memiliki wewenang atas kepemilikan alat-alat tersebut. Sehingga masyarakat sipil tidak diperkenankan untuk memiliki alat-alat militer untuk mencegah terjadinya perlawanan. Dampak Modernisasi Setiap kemajuan pasti memiliki dampak, termasuk proses modernisasi. Contoh dampak modernisasi seperti dikutip Lausanne di antaranya, munculnya ketakutan yang bertentangan dengan agama. Sebab, keberadaan modernisasi menciptakan jurang pemisah antara dunia pribadi dan dunia publik. Sedangkan keberadaan agama dianggap tumbuh subur pada dunia pribadi. Salah satu dampak lain dari modernisasi adalah munculnya pluralisasi, Sebab, keberadaan modernisasi turut memengaruhi berbagai hal. Selain dampak negatif, nyatanya juga terdapat berbagai dampak positif yang bisa kita rasakan dengan adanya proses modernisasi, seperti berkembangnya pengetahuan, kemajuan teknologi, dan kemudahan-kemudahan yang dapat kita rasakan di era yang semakin modern seperti saat ini. Baca juga Arti Teori Amalgamasi, Akulturasi, & Asimilasi dalam Ilmu Sosiologi Mengenal Sosiologi Pendidikan, Teori, dan Tokoh Pencetusnya Mengenal Teori Pelabelan dalam Perspektif Sosiologi - Sosial Budaya Kontributor Muhammad Ibnu AzzulfaPenulis Muhammad Ibnu AzzulfaEditor Alexander Haryanto
perubahan yang terjadi di era modernisasi dewasa ini adalah