Apakah anda tahu bahwa buah pepaya merupakan salah satu jenis buah yang sering dijadikan manisan. Seperti imumnya manisan buah, kita juga mengenal adanya manisan pepaya basah dan kering (dijemur atau dikeringkan). Produk manisan kering dan basah dapat dibuat dari buah pepaya mentah, mengkal maupun yang sudah matang, perbedaan terletak pada
Sedangkan buah-buahan yang biasa digunakan untuk membuat manisan kering adalah jenis buah yang lunak seperti pepaya, sirsak, dan lain-lainnya. 4. Kami menyarankan manisan basah sebaiknya disimpan di kulkas dalam kemasan tertutup rapat dan untuk mendapatkan manisan kering yang baik, penjemurannya harus benar-benar sempurna.
A. Buah Carica (C arica pubescens) Carica pubescens adalah salah satu dari beberapa jenis buah pepaya yang banyak tumbuh di daerah pegunungan yang berhawa dingin. Carica pubescens dapat ditemui di pegunungan yang bersuhu dibawah 12°C dengan ketinggian 1700-2000 mdpl (m eter di atas permukaan laut), (Rahardjo,1990).
Sedangkan buah-buahan yang biasa digunakan untuk membuat manisan kering adalah jenis buah yang lunak seperti pepaya, sirsak, dan lain-lainnya. Bengkuang atau bengkoang (Pachyrhizus erosus) dikenal dari umbi (cormus) putihnya yang bisa dimakan sebagai komponen rujak dan asinan atau dijadikan masker untuk menyegarkan wajah dan memutihkan kulit.
Enzim papain dari getah buah pepaya dapat diperoleh dengan cara mengambil getah dari buahnya lalu ditambahkan pelarut dan dilakukan proses pengeringan menggunakan oven pada suhu 65°C dengan waktu
Dasarnya pembuatan manisan buah menerapkan prinsip dari osmosis, steeping cooked fruit in increasingly concentrated sugar solutions so that, by osmosis, the sugar permeates the fruit and reaches a concentration that will ensure the stability of the final product (Darra Goldstein 2015:101).
T6mQq.
cara membuat manisan dari buah pepaya